Review Buku: Kegagalan Demokrasi

Image
 
Oleh Sebastian Braun
 
Apakah Anda pernah berpikir bahwa demokrasi bukanlah seperti yang orang bilang? Apakah Anda pernah berpikir bahwa politisi mengatakan banyak kebohongan hanya untuk mendapatkan suara Anda? Dan bahwa setelah pemilu selesai mereka melakukan apapun yang mereka inginkan? Bahwa korupsi merupakan bagian tak terpisahkan dari sistem politik? Bahwa demokrasi tidak bekerja tetapi masih merupakan pilihan yang terbaik yang kita miliki? Jika Anda pernah berpikir seperti itu, Anda harus membaca buku “Kegagalan Demokrasi”.
 
Dua penulis libertarian Belanda baru-baru ini menulis sebuah buku berjudul Kegagalan Demokrasi yang telah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa. Buku ini menjelaskan apa yang salah dengan sistem pemerintahan kita saat ini dalam bahasa yang dapat dengan mudah dimengerti oleh siapapun. Yang penting, buku ini juga menawarkan alternatif untuk demokrasi dan alternatif itu bukanlah komunisme, kediktatoran atau monarki. Alternatifnya adalah kebebasan atau pengambilan keputusan secara individu.
 
Demokrasi harus dipahami sebagai suatu sistem pengambilan keputusan kolektif. Keputusan-keputusan politik biasanya merupakan hasil dari proses parlementer di mana mayoritas politisi yang terpilih mengambil keputusan tentang rancangan undang-undang (di Indonesia di DPR). Undang-undang baru itu kemudian berlaku untuk semua orang di negaranya. Padahal keputusan itu diambil oleh minoritas politik kecil (politisi di DPR), keputusan-keputusan itu berlaku untuk setiap warga negara. Bandingkan hal ini dengan pengambilan keputusan secara individu seperti ketika Anda pergi ke pasar sawalayan dan memilih produk yang Anda ingin beli. Atau bayangkan pergi ke restoran dan memesan apa yang ingin Anda makan. Anda tidak membiarkan politisi Anda memutuskan ini untuk Anda, kan? Jadi mengapa Anda harus membiarkan anggota DPR memutuskan hal-hal lain dalam hidup Anda?
 
Demokrasi seperti pergi ke restoran dengan orang yang Anda tidak kenal dan kemudian memutuskan apa yang harus dimakan melalui pemungutan suara mayoritas. Jika sebagian besar orang, yang Anda tidak kenal secara pribadi, memutuskan untuk makan daging babi, Anda harus makan daging babi. Jika politisi memutuskan untuk menaikkan pajak Anda, walaupun Anda menentangnya, Anda tetap saja harus menerimanya. Anda harus menerima pajak yang lebih tinggi seperti Anda harus menerima keputusan untuk makan daging babi jika pertanyaan-pertanyaan itu diatasi secara kolektif melalui “perwakilan” lembaga-lembaga politik. Ini adalah wajah asli demokrasi dan alasan sebenarnya untuk semua masalah kita dengan sistem politik.
 
Buku Kegagalan Demokrasi dengan demikian mengajarkan Anda mengenai realitas politik kita sesungguhnya dan bagaimana cara mengubahnya. Siapapun yang tertarik untuk menjalani hidup yang ditentukannya sendiri dan tidak ingin dimanfaatkan oleh orang lain harus membaca buku ini. Kegagalan Demokrasi akan membuka mata Anda dan Anda tidak akan memiliki pikiran yang sama lagi tentang sistem demokrasi.
 
Kata pengantarnya bisa dibaca di sini: