PSIK Kok Diikut-ikutin? (sekalian promosi)

Adang: PSIK ITB Itu
Unit Kemahasiswaan
BANDUNG, TRIBUN
– Wakil Rektor Senior Bidang Akademik Institut Teknologi Bandung (ITB) Dr Adang Surachman menjelaskan, Pusat Studi Ilmu Kemasyarakat (PSIK) merupakan lembaga unit kemahasiswaan.
Kegiatannya terkait dengan bidang ilmu kemasyarakatan. Namun di ITB tidak ada bidang keilmuan yang berkompetensi dengan ilmu kemasyarakatan. “Itu lembaga unit kemahasiswaan, semacam hobi,” kata Adang, Minggu (25/5).

Adang diminta penjelasan terkait keberadaan sebuah blog internet yang mempublikasikan foto-foto petugas intelijen di Kota Bandung, yang salah satu kontaknya mengutip alamat psik-itb.org. Karena bukan lembaga struktural ITB, Adang tak bisa menjelaskan lebih banyak soal unit ini.
Menurutnya, kalaupun ada dosen yang terlibat di organisasi komunitas mahasiswa itu, bisa jadi dosen dari keahlian ilmu kemanusiaan.

Adang sendiri mengaku sering mendengar informasi kegiatan PSIK yang negatif. Tulisan dalam blog itu dibuat seperti buku harian yang bisa dibaca oleh siapapun. Hanya saja, ia tidak secara intensif mengikuti kegiatan-kegiatan PSIK.
Katanya, bila alamat web itu menggunakan alamat resmi ITB di domain ac.id, maka alamat tersebut bisa dihapus atau ditutup. Tapi, jika menggunakan fasilitas lain, pihaknya tak bisa melakukannya.
“Saya sering baca, tapi saya tidak ikuti,” katanya. Nah, soal foto-foto petugas intel yang dipublikasikan lewat blog itu, jika benar, Adang menyebut pembuat blognya hebat. Tapi sebaliknya, bisa juga karena kinerja intel payah hingga ketahuan mahasiswa.(dia)

Wah… mana ada orantua yang khawatir jika anak2nya dekat dengan anak PSIK lagi. PSIK kan unit diskusi kemasyarakatan, bukan unit aliran sesat. Wah… ini kayaknya ada orang yang mau ngejelek-jelekin ini. Ada yang gak suka sama kritik kita atau mungkin eksistensi kita yang tidak disengaja ini.. Biasa lah, takut dengan kritik. Lalu apa salahnya mengkritik, bos? Kita kan fair datanya.

Apa koran sekarang kkurangan berita yah? sampe masalah blog orang dihubung-hubungi sama organisasi kemahasiswaan?? LLah, hayo Tribun Jabar.. Bisa minta Klarifikasinya? Punten pak Adang, kegiatan PSIK mana yang negatif ya? jika PSIK mempertanyakan PLTSA apakah kegiatan tersebut buruk? kita kan insan akademis, berbeda pendapat itu sehat bukan? Kami juga fair mendatangkan pihak yang pro dan kontra untuk berdiskusi. Jika kami tidak terima sesuatu bulat-bulat apakah kami salah? Inilah yang membuat pendapat semakin tajam dan terseleksi kevalidannya bukan?

Beberapa kegiatan PSIK lain juga bukankah sangat sehat dengan mengadakan kajian rutin setiap hari senin pukul 17.30 di sekre PSIK. Dengan ini, kita tidak sembarang berpendapat dan menganalisis. Kami juga mengawal kabinet dngan memberikan masukan tentang kajian kenaikan BBM. Untuk masalah kemsyarakatan kami juga langsung terjun ke masyarakat untuk melihat langsung kondisi lapangan.

Jadi… Kenapa PSIK jadi diikut-ikutin?? Kenapa perlu ditakutin?? Kenapa perlu dicemburui (Hayo ngaku… ada yang jealous kan? Sabar.. lo juga bakal eksis kok asal tujuannya bukan hanya eksistensi) Kenapa perlu dianggap negatif ? ( apa takut beda? kalo pendapat anda benar gak akan takut berbeda lah. kita main data di sini)