Sebuah Buku Tentang Pelacur Politik


mengingat lagi buku dari seorang yang menyenangkan dan ternyata sangat mengenal dan menerima gw. Seorang yang melihat DIFA sebagai DIFA dan DIVA sebagai DIVA, Andaikan ya Ndra…..

Sebuah buku karya Paul I. Wellman, “The Female”.
Tentang seorang pelacur yang bangkit dari keaiban dunia mesum untuk meraih kemulian sebagai MAHARANI yang memerintah seluruh dunia ROMAWI pada abad ke 6…

Theodora…
Penjelmaan seluruh pesona dan kelicikan perempuan yang kebutuhannya tak bisa dipenuhi oleh adam manapun. Makhluk indah yang mengalir tanggung jawab seks yang penuh rahasia mengerikan. pribadi yang sangat subjektif dalam pikiran dan perasaan, sadar akan kelemahan, tak tergoyah dalam keputusannya, tak berkasih dalam realismenya. Perempuan yang kenal tujuan dengan keambisiusan yang cerdas dan menggoda, melihat semua pelajaran dengan mata tajam yang membius politikus konstantinopel sehingga mereka bak anjing sang maharani dari jalan hawa -sarang pelacuran yang paling terkenal dan terbusuk di dunia- sampai akhirnya menaklukkan suatu bangsa, ROMAWI…

Kecerdasan yang hanya bisa didapatkan oleh seorang pelacur yang terbiasa menyeleksi ‘permainannya’ yang tidak munafik seperti gadis-gadis bangsawan yang polos dan hanya tau bahwa hidupnya untuk menyenangkan sang suami yang harus dia agungkan, bukan untuk menyenangkan hidup mereka sendiri. Mereka tidak ditiduri, tapi meniduri pria-pria itu dalam buaian mereka. Pelacur- pelacur politik yang meniduri tiap kekuasaan dan rahasia-rahasia mahal yang hanya diketahui oleh segelintir saja orang-orang terpilih.

Inspired huh?
pelacur-pelacur politik inilah pemegang kekuasaan sebenarnya. Dan pelacur yang tertulis tidak hanya dapat diartikan dalam maksud yang sebenarnya.
Mungkin, kita semua adalah pelacur-pelacur demokrasi….
Mungkin, kita semua adalah pelacur-pelacur hukum….
Mungkin, kita semua adalah pelacur-pelacur sejarah….
Bukan hanya sampah ranjang saja….