PEREMPUAN SEJATI

Melihat perempuan adalah melihat kerumitan, melihat pria adalah melihat keanehan. Tidak aneh, jika mereka yang beranggapan bahwa perempuan itu rumit dan pria itu aneh, melihat waria itu super kacau, karena mereka terlihat keduanya, laki-laki dan perempuan, atau, bukan laki-laki bukan perempuan. Di sini, aku melihat kedua makhluk tersebut dari gender, bukan sex mereka yang terlahir begitu saja. Mereka yang tergolong waria, aku masukan dalam kategori perempuan di sini.

Terkadang aku melihat mereka yang disebut waria, lebih feminine daripada perempuan yang sejak lahir tercipta. Waria adalah perempuan yang berusaha menjadi perempuan untuk dunia walau mereka tahu bahwa merekalah perempuan . Perempuan yang terahir sebagai perempuan, tidak perlu meyakinkan sekitarnya bahwa dia perempuan, tapi itu tidak berlaku untuk mereka . Perempuan yang terlahir sebagai perempuan malah terlihat seksi jka dia berpenampilan ala laki-laki, memakai jeans bolong, mengendarai motor Harley, memakai topi baseball, main bola, bersendawa, dan berbagai aktifitas yang biasa dilakukan oleh pria ( well, setidaknya itu yang dikatan teman-teman club futsal saya ). Namun waria? Jika mereka melakukan itu, mereka akan dikatakan banci setengah jadi. Mereka akan dinilai sesuai dengan jenis kelamin lahir mereka jika mereka menjadi perempuan tomboy. Jika mereka jalan saja, bulu kuduk teman-teman pria saya beridiri, dan jika mereka menyapa, otomatis pacar saya memegangi lengan saya erat-erat dan berjalan di belakang saya dengan sikap mencari perlindungan (persis seperti anak kecil yang takut dengan badut).

Mereka yang dikatakan waria adalah contoh perempuan yang tau bagaimana menjadi perempuan. Mereka adalah perempuan tuna vagina. Namun mereka tau bagaimana menjadi anggun, mengerti bahwa menjadi perempuan adalah keindahan dan anugrah, tau dan mengerti bagaimana kerumitan menjadi seorang perempuan.

Tidak perlu menjadi seorang Raden Ajeng, Raden Roro, atau Raden Putri, untuk menjadi seorang perempuan sejati. Mereka yang mencintai menjadi seorang perempuan, dan menyadari keperempuanan mereka, adalah perempuan sejati di mata saya. Dan mereka, perempuan yang lazim orang katakana waria ini, adalah perempuan sejati, perempuan yang tahu bagaimana menjadi seorang perempuan, mencintai keperempuanan mereka dan berani menjadi seorang perempuan.