Kepulauan Pasifik

Pulau Pasifik atau Oseania, terdapat lebih dari 25.000 pulau dan kurang lebih 25 negara dan teitorial yang tersebar dari barat dan memusat di Laut Pasifik. Walaupun Kepulaulan Pasifik memiliki luas jutaan kilometer kubik, jumlah luas daratannya hanya 1.261.456 sq km. Sedikit lebih besar dari Afrika Selatan, sedikit lebih kecil daripada peru dan memiliki perbandingan dangan Alaska sebesar 4 : 5. Kepulauan New Guinea, New Zeland dan Hawai mempunyai 93 persen luas daratan. New Zealan di kepulauan bagian selatan memiliki peringkat ke 12 untuk pulau terbesar di dunia. Sedangkan, New Zealand di bagian utara memiliki peringkat ke 14.

Kepulaunan pesifik dibadi menjadi 3 subregional yaitu Melanesia, Mikronesia, dan Polinesia. Mela dari kata Melanesia dapat berarti hitam atau gelap, yang dapat diartikan dengan corak kulit masyarakat Melanesia yang gelap. Mikro dalam kata mikronesia dapat berarti kecil, karena melihat dari tubuh masyarakat Mikronesia yang pendek dan kecil. Sedangkan poli dalam kata polinesia yang berarti banyak, mengartikan kepulauan polinesia yang sangat banyak.

Melanesia

Melanesia memiliki luas 5.600 km .Dari barat laut hingga tenggara, Melanesia terdiri dari : Papua New Guinea, Papua,Pulau Solomon, Pulau Fiji, Pulau Caedonia, dan beberapa pulau dari Negara Vanuatu. Pulau terbesar di Melanesia adalah New Guinea. Pulau terbesar di kepulauan pasifik dan pulau terbesar kedua di dunia setelah Greenland. Bagian timur dan selatan New Guenea adalah negeri Solomon dan Venuatu, dan kepulauan Fiji. Terdapat lebih dari 700 bahasa di sini.

Mikronesia

Kepulauan kecil dan pulau-pulau karang Micronesia menyebar luas meliputi bagian besar wilayah utara Melanesia dan timur Asia. Mikronesia memiliki 4 bagian kepulauan. Kepulauan Carolina, kepulauan Mariana, Palau, dan Guam. Di timur Mariana adalah kepulauan Mershal. Di bagian tenggara Mariana adalah Negara Kiribati yang berada di wilayah ekuator. Negara kecil Nauru di bagian barat Kiribati juga termasuk dalam Mikronesia. Kepulauan Mikronesia sangat kecil denga luas daatan hanya 3240 sq km. Lebih dari itu, Makronesia hanya mencakup sekitar 3,6 persen dari total wilayah daratan Oseania.

Polinesia

Polinesia, berada di bagian tengah dan selatan Pasifik. Polinesia lebih besar bahkan dari jumlah luas totam Mikronesia dan Melanesia jika digabungkanPolinesia terdiri dari American Samoa, Cook Island, French Polynesia, Hawai, New Zealand, Niue, Pitcairn Island, Samoa, Tokelau, Tonga, Tuvalu, Wallis dan kepulauan Futuna.

KEADAAN ALAM

Selain New Zealand dan Kepulauan bagian selatan, Kepulauan Pasifik memiliki iklim tropis atau ubtropis. Temperatur berkisar mendekati 27° C (80° F) sepanjang tahun. Di ketinggian yang lebih tinggi, temperatur turun hingga mencapai 1,7° C (3° F) untuk setiap kenaikan ketinggian 300m.

Vegetasi kepulauan pasifik sangat beragam bergantung dari jenis daratannya. Kepulauan yang bertautan dengan benua memiliki vegetasi iklim tropis dengan hutan mangrove yang mengelilingi pulau. Tanah dan kepulauan karang sedikit jumlahnya, berpasir dan sangat kurang subur. Vegetasi yang jarang, hanya tediri dari semak belukar, puhon-pohon kecil, dan sangat banyak ditemukan pohon palm. Namun, di kepulauan rendah yang menerima lebih banyak curah hujan, terdapat beberapa hutan.

PENDUDUK KEPULAUAN PASIFIK

Kepulauan Pasifik teridiri dari berakam ras dan kelompok etnis, yang berasal dari migrasi wilayah yang terjadi ribuan tahun lalu. Mereka termasuk penduduk Melanesia, Mikronesia dan Polinesia, yang kemungkinan perasal dari Asia Tenggara, Eropa dan Amerika, Cina, dan Indian yang menemukan Fiji. Imigran lainnya yang termuda adalah penduduk Vietnam yang mendiami Caledonia dan Vanatu. Lalu yang lainnya juga adalah penduduk Filipina yang mendiami Mikronesia.

Tidak terhitung banyaknya bahasa yang ditemukan. Terdapat sekitar 1200 bahasa di kepulauan psifik, dan sekitar 700 bahasa terdapat di New Guinea. Bahasa-bahasa ini dibagi dalam dua kelompok, Papuan dan Malayo-Polynesian. Bahasa Papua terdapat di New Guinea, sedangkan Malayo- Polinesian terdapat di tempat lain di kepulauan Pasifik. Mayoritas penduduk di Kepulauan Pasifik menggunakan bahasa Malayo-Polinesian dalam kesehariannya. Bahasa Inggris dan bahasa Perancis, digunakan sebagai bahasa resmi Negara atau daerah yang diajarkan dalam bahasa pengantar di sekolah. Bahasa Inggris menjadi bahasa resmi dari Fiji, Kiribati, New Zealand, Papua New Guinea, Kepulauan Solomon, Tonga, Vanuatu, dan Negara bagian Mikronesia. Bahasa Perancis menjadi bahasa resmi dari French Polinesia, New Cacedonia, Vanuatu, dan Wallis-Futuna

Penduduk dan Kebudayaan Melanesia

Walaupun terdapat banayak keberagaman penduduk asli di Melanesia, secara keseluruhan, penduduk di sana berkulit hitam dan berambutt keriting. Suku asli New Guinea bermigrasi bermigrasi ke pulau tersebut lebuh dari 30.000 tahun yang lalu. Kelompok kedua, suku Papua, mendominasi populasi penduduk di New Guinea. Kelompok ketiga adalah suku Melanesia, yang mendiami prtama kali dan merupakan suku asli Melanesia yang mendiami bagian ujung selatan New Guinea dan beberapa pulau dia Melanesia. Ketiga kelompok suku ini, merupakan keturunan ras Austroloid yang mendiami Australia dan beberapa bagia dari Asia Tenggara. Ras yan tidak berkulit gelap yang berada di wilayah Melanesia dapat kita temui di Fiji, yang memiliki kulit lebih terang yang biasa kita temui di wilayah Polinesia. Juga, beberapa penduduk Fuji juga berasal dari suku Indian yang dibawa oleh kapal Inggris anatara tahun 1979 dan 1916 untuk bekerja di pergebunan tebu. Kebanyakan penduduk Melanesia berkehidupan dari bertani dan sangat menganut budaya patrilineal.

Penduduk dan Kebudayaan Makronesia

Pulau-pulau dibagain timur Mikrinesia didiami oleh pe nduduk keturunan ras Polinesia, atau mongoloid, yang karakteristiknya adalah berkulit lebih terang dan berambut hitam lurus atau bergelombang, tapi tidak ikal. Di uung bagian barat kepulauan, ras kulit coklat Melayu dan kulit hitam Melanesia juga ditemukan.Karena sebagian besar mata pencaharian menra adalah sebagai pelaut dan sering bepergian antar pulau, Secara umum, penduduk Mikronesia hidup di pantai. Selain di Kiribati, kebudayaan di Mikronesia menganut system matrilineal. Di sana, kekeluargan juga sangat tinggi.

Sebelum jaman colonial, penduduk Mikronesia adalah penganut politeisme, yaitu kepercayaan yang menganut lebih dari satu tuhan atau dewa. Mereka percaya tuhanlah yang mengatur kesehatan, cuaca, dan kondisi-kondisi lainnya. Misionaris dari Amerika dan Eropa mengubah sebagian besar penduduk Mikronesia menjadi beragama Kristea, terutama Katolik Roma. Seni dan kerajinan di Mikronesia berupa ornament, tato, dan kerajinan kayu.

Penduduk dan Kebudayaan Polinesia

Polinesia, tidak seperti di Mikronesia dan Melanesia memiliki kebudayaan, bahasa dan kondisi fisik yang hamper serupa semua. Polinesia berasal dari ras mongolod, yang memilki kulit lebih terang dan tubuh lebih tinggi daripada penduduk di Mikronesia dan Melanesia. Rambut mereka hitam dan lurus atau bergelombang. Walaupun nenek moyang mereka tidak menggunakan bahan baku logam, mereka lebih memiliki kebudayaan yang lebih tinggi lagi dengan menggunakan bahan material yang terdapat di sana.

Sebelum jaman colonial, penduduk polinesia juga menemikan berbagai macam cara menangkap ikan, seperti menggunakan perangkap, jarring dan bermacam teknik menangkap ikan lainnya. Penduduk polinesia juga membuat patung besar yang terdapat di kepulauan bagian timur. Mereka sangat lihai dalam seni kerajinan tangan, yang keahlian tersebut diturunkan dari keluarga mereka hingga sekarang. Seni dan kebudayaan lainnya adalah seni suara dan tarian, yang cukp terkenal hingga sekarang di Kepulauaan Pasifik.

Pada jaman colonial, penuduk Polinesia percaya pada banyak tuhan, yang mewakilkan banyak aspek dalam lingkungan. Penduduk polinesia bahkan percaya bahwa mereka adalah keturunan langsung dari dewa-dewa mereka. Namun, seperti kebanyakan kepulauan pasifik lainnya, penduduk Polinesia sekarang menganut ajaran Kristen. Mayoritas beragama Protestan, dan minoritas menganut Katolik Roma. Di French Polinesia, terdapat 55 persen populasi yang menganut Protestan, dan sekitar 36 persen yang menganut Katolik.

PEMERINTAHAN

Kepulauan Pasifik terdapat 10 negara Independen seperti Fiji, Nauru, New Zealand, Papua New Guinea, Solom Island, Tonga, Tuvalu, Vanuatu, dan Samoa. Hawai adalah Negara bagian dari Amerika Serikat, Papua adalah profinsi dari Indonesia, dan pulau paling timur adalah bagian dari Chile. Enam pemerintahan mandiri tetap menjaga hubungan dengan Negara bekas kolonialnya. Cook Island dan Niue dengan New Zealand; Federated States of Micronesia, Marshial Island, Palau, dan kepulauan mariana selatan dengan Amerika Serikat. Dan 7 Teritoral terdaftar dalam Negara lain. Ketujuh teritori ini adalah New Caledonia, French Polynesia, dan Waliis dan Natuna yang terdaftar termasuk dalam wilayah Perancis; Tokelau yang terdaftar dalam wilayah New Zealand; Pitcairn Island yang terdaftar dalam wilayah Britain; Dan American Samoa dan Guam yang terdaftar dalam wilayah AmerikaSerikat.

SEJARAH

Asal Mula Penduduk Kepulauan Pasifik

Kepulauan Pasifik dihuni pertama kali oleh migrant dari Asia Tenggara. Walaupun tidak diketahui persis kapan migrasi itu dilakukan, cukup jelas mereka mulai menghuni di akhir jaman es, selama masa Pleistosin ( berakhir 10.000 tahun lalu ). Selama jaman es, luas laut lebih kecil daripada sekarang, Selat Sunda dan Sahul tidak tertutup air pada saat itu. Selat Sunda menghubungkan semenanjung Asia Tenggara dan menghubungkan banyak pulau di bagian barat Indonesia, seperti Pulau Jawa dan Sumatra. Selat Sahul menghubungkan Australia, New Guinea, dan kepulauan Aru di Indonesia. Ketika Selat Sunda dan Sahul tertutup, New Guinea terpisah dari Australia dan kepulauan bagian timur Indonesia semakin memisah dari Indonesia Tengah karena tertutup oleh air. Ras kulit hitam, yang disebut Austroloit, berlayar sampai ke New Guina dan pulau-pulau lain di Melanesia.

Gelombang selanjutnya dalam migrasi, ras Asia yang berbahasa Melayu-Polinesia, mendiami New Guinea dan sampai ke tenggara dengan menggunakan kano. Mereka menjangkau Kepulauan Fiji sekitar 3.500 tahun lalu. Diawal sekitar 5.000 tahun lalu, gelombang migrasi lainnya, bertubuh lebih pendek dan berkulit lebih terang, menjelajah kea rah timur dari Indonesia dan Filipina ke kepulauan Mikronesia.

Kepulauan Pasifik yang terakhir dihuni adalah Polinesia. Penduduk Polinesia, dengan karakteristik ras Asian, beberapa berasal dari Asia Tenggara. Pelayar Polinesia menempuh daerah Pasifik menggunakan bintang sebagai penunjuk. Mereka melengkapi wilayah oseania dengan menemukan Hawai pada sekitar abad ke 7 sampai 13. Karena hamper semua populasi Kepulauan Pasifik melewati Melanesia, wilayah tersebut memiliki penduduk yang menrupakan pencampuran dari banyak ras lainnya..

Eksplorasi Eropa dan Kolonial

Orang Eropa pertama yang menemukan Pasifik adalah seorang penjelajah dari Spanyol bernama Vasco Núñez de Balboa. Tujuh tahun kemudian, Navigator Portuis bernama Ferdinand Magelland, berlayar dari Spanyol, melewati Amerika Selatan yang kemudian berlayar sampai ke pasifik. Ia lalu mendarat di Kepulauan Tuamotu dan Guam. Penjelajah Eropa lainnya, termasuk Jakob Le Maire dan Abel Janszoon berlayar sampai ke Pasifik di awal abad ke 17. Walaupun semua penjelajah ini sangat mengerti tentang Pasifik, Navigator Inggeris bernama Kapten James Cook lah yang memberitakan Oseania ke Eropa. James Vook juga yang menemukan Kepulauan Sandwich pada abad 18 yang kemudian dikenal dengan kepulauan Hawai.

Penduduk eropa memberikan tragedy dan inovasi pada penduduk asli Kepulauan Pasifik. Penyakit yang diderita oleh penduduk eropa seperti TBC, cacar, dan campak mengurangi populasi di Oseania,terutama di Polinesia. Di beberpa wilayah kepulauan terjadi penurunan kepadatan penduduk. Penyakit yang ditularkan tidak berhenti menjangkit sampai pada awal abad ke 20. Selama abad ke 19, Perancis, Ingrris, Jerman dan Amerika Serikat menyatakan hamper seluruh kepulauan Pasifik menjadi Negara kolonialnya.

About these ads