Tentu kita mengenal permainan labirin, yaitu permainan yang mencari jalan keluar . Permainan ini biasa dilakukan dalam sekala besar, ataupun skala kecil yang biasa kita temukan di kertas. Permainan labirin ini juga bias kita aplikasikan dalam kehidupan nyata. Seperti bagaimana kita dapat keluar dari sebuah hutan yang memiliki jalan bercabang. Labirin dapat kita modelkan sebagai berikut:
Dalam permainan ini, pemain masuk dari pintu masuk, lalu mencari jalan keluar dari labirin ini. atau lebih mudah dijelaskan dalam gambar ini….
MENCARI JALAN KELUAR
Bagaimana kita dapat mencari jalan keluar dalam labirin? Akan sangat mudah jika kita mencari jalan keluar labirin jika labirin yang dimaksud adalah permainan skala kecil yang biasa kita temukan di kertas, seperti yang kita lihat pada gambar permodelan labirin di atas. Dalam permainan labirin skala kecil ini, kita dapat melihat dengan jelas jalan masuk dan jalan keluarnya. Sedangkan, jika permainan labirin yang dimaksud adalah permainan labirin skala besar, yaitu permainan labirin 3 dimensi, kita tidak bisa melihat jalan keluar dari permainan ini, dan yang dapat kita lihat adalah petak jalan yang kita sedang lewati.
Ternyata, permainan labirin dapat kita modelkan juga dalam bentuk pohon, atau biasa kita kenal dengan n-ary. Pohon yang mempunyai akar yang setiap simpul cabangnya mempunyai paling banyak n buah anak disebut pohon n-ary . Dengan memodelkan labirin dengan n-ary, kita akan lebih mudah menemukan jalan keluar dalam permainan labirin. Berikut ini adalah cara mencari jalan keluar dari labirin dengan memodelkan labirin dengan n-array:
1. Anggaplah jalan masuk sebagai parent dari pohon n-ary
2. Caban-cabang jalan yang terlihat dari parent atau pintu masuk kia gambar dan dapat kita analogikan sebagai simpul.
3. Dalam membuat pohon n-ary dari labirin ini, kita harus dapat membuat semua simpul yang dianalogikan sebagai cabag setiap jalan yang kita lewati pada labirin. Agar tidak tersesat, kita mulai merunutkan jalan dengan memilih jalan paling kiri atau jalan paling kanan di setiap cabang jalan permainan labirin.
4. Jalan yang terlihat dari cabang kita gambar tanpa perlu kita masuki terlebih dahulu. Jalan yang terlihat dari cabang dapat kita maski setelah percabangan sebelumnya telah kita masuki dan hasilnya adalah jalan buntu.
5. Jalan keluar , jalan yang terlihat dari percabangan dan jalan buntu adalah daun pada pohon n-ary. Jalan keluar adalah salah satu daun dalam pohon labirin n-ary ini.
Yang menjadi kunci utama dalam mencari pintu keluar adalah dengan cara memilih percabangan jalan secara berurutan. Kita dapat terus memilih percabangan jalan paling kiri di setiap percabangan sampai menemukan jalan buntu dan mulai memilih cabang kedua paling kiri dari percabangan jalan ini.





8 Comments
February 25, 2008 at 1:15 pm
hmm.. apakah orang jaman dahulu udah secerdas itu untuk membuat gambar diagram?
dan gw secara pribadi agak ngeri ketika melihat hasil karya orang jaman dahulu dibandingkan anak-anak muda yang mandul jaman sekarang.. *weleh*
February 25, 2008 at 3:11 pm
Difaaaa…..
pusing gw baca blog lo…
berasa lagi kamus besar bahasa Indonesia yang telah direvisi seribu kali dan bonus halaman berupa kamus seluruh bahasa daerah di Indonesia…
Nggak sanggup gw bacanya, bisa kena kutuk ama dewa ke-mata pusing-an gw…
Btw, keren tulisan lo…
coba baca blog gw di : http://indramukmin.wordpress.com
sekedar buat penyegaran doang…
Nggak sisi serius nya sama sekali…
eheheheheheheheh huak uhuk uhuk uhuk…
February 25, 2008 at 6:45 pm
emang dari dulu tuh diagram dah ada…
entar gw bikin artkel tentang diagram…
tunggu ajah..
wah… pesimis kow ger, nanti awa bikin “smart house” yang kayak di film Richi Rich deh. yang rumahnya bis otomatis. Nanti kow boker otomatis disiram dan dilap tuh p*n*at…
Dan gw gak mandul…!!!
February 25, 2008 at 9:09 pm
apa pikiran kita juga berupa labirin?
soalnya klo nyari solusi suka mentok… apa sudah ada algoritma nya..?
February 28, 2008 at 3:44 am
Salam Ganesha!
Kabinet KM ITB mengajak seluruh teman-teman untuk mengikuti:
- Mimbar Bebas, Kamis 28 Februari 2008, 16.30-17.30 WIB
- Long march, Sabtu 1 Maret 2008, 9.00-selesai
Kedua acara ini memiliki tema, “Keprihatinan Atas Kondisi Bangsa”.
Tidak dibatasi oleh angkatan, jurusan, himp/non-himp, unit.. Jadi
selama masih kuliah di ITB boleh ikut..
Untuk yang mau mengikuti aksi massa, pakai segala yang beratribut ITB,
mau jas almamater, jaket himpunan, jaket unit, jaket TPB, dll.
Tunjukkan eksistensi dan keberagaman kita…
Untuk Tuhan, Bangsa dan Almamater, Merdeka!
Kabinet KM ITB 07/08
numpang promosi ya,,
kan kita masih satu ITB…
hehehe..
February 28, 2008 at 3:38 pm
gue kalo maen labirin nyari cara mudah aja…
cari jalan mundur dimulai dari pintu keluar aja :p
June 28, 2008 at 9:36 am
Gue mo minta sampel labirin segitiga punya ga? Buat refernsi novel nich!
September 1, 2008 at 12:40 pm
cara paling gampang yalun jalan aja sambil mengangin tembok. pasti bakal nyampe ke ujung entah kapan. kalo pake graf atw semacamnya ga efektif menurut gw, kalo lupa jalannya gimana?
Leave a Reply